Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Manfaat Doa Murid untuk seorang Guru

Manfaat Doa Murid untuk seorang Guru

Manfaat Doa Murid untuk seorang Guru
Manfaat Doa Murid untuk seorang Guru

Syahadat.id - Keberkahan ilmu selalu dicari oleh setiap orang terutama para penuntut ilmu berharap mendapatkan banyak manfaat dari ilmu yang telah dipelajari.


Sayangnya untuk mendapatkan hal tersebut sangat sulit sekali bahkan berjuta-juta orang yang belajar tapi tak mendapatkan hasil yang maksimal.


Permasalahan ini pernah diungkapkan oleh Imam Zarnuji pengarang kitab Ta’limul Muta'allim. ia menjelaskan penyebab kuat yang sering dialami para penuntut ilmi tak mendapatkan keberkahan ilmunya dikarenakan meninggalkan adab, syarat dalam belajar.


baca juga:

Ilmu Menurut Imam Ar Razi dalam Tafsirnya Mafatih Al Ghaib


Di antara hal penting dicermati adalah seorang murid harus memiliki komunikasi batin dengan gurunya dengan cara selalu mendoakan kebaikan kepada gurunya. pada prinsipnya seorang murid mendapatkan ilmu dan mengembangkannya berkat bimbingan yang telah diberikan kepadanya.


Kisah Imam Hanafi selalu mendoakan gurunya


Salah satu teladan ulama terdahulu yang memiliki banyak pengikut di penjuru dunia adalah Nu’man bin Tsabit yang dikenal dengan sebutan imam Hanafi atau pendiri mazhab hanafi.


Bila ditelusuri secara mendalam, Imam Hanafi pernah berguru kepada imam Hammad bin Sulaiman, pakar fikih di daerah Kufah setelah wafatnya imam Ibrahim An Nakhai selama 15 tahun.


Keberkahan ilmu yang didapat oleh Imam Hanafi berkah doa yang selalu dipanjatkan untuk gurunya yang bernama Hammad bin Sulaiman dan semua guru yang telah mengajari dirinya dan juga orang yang belajar dari imam Hanafi.


Hal ini sesuai penjelasan imam Abdul Wahhab As Sya’rani dalam Thobaqat Al Kubra:


ما صليت قط إلا ودعوت لشيخي حماد ولكل من تعلمت منه علماً أو علمته 


Artinya: setiap sholat, aku selalu mendoakan guruku yang bernama Hammad dan kepada Guru-guru yang lain dan santri-santrinya.


Dari sini tergambar bahwa imam Hanafi hormat dan taat kepada gurunya bahkan selalu mendoakan gurunya setelah sholat.


baca juga:

Larangan Membanggakan Ilmu yang Kita Miliki


Kesimpulannya seorang murid yang mau mendoakan guru-gurunya kelak akan mendapatkan keberkahan ilmu dari gurunya serta ilmunya akan bermanfaat untuk dirinya sendiri maupun ke orang lain.


3 Keistimewaan Berdoa yang jarang Dipahami

3 Keistimewaan Berdoa yang jarang Dipahami

 


3 Keistimewaan Berdoa yang jarang Dipahami
3 Keistimewaan Berdoa yang jarang Dipahami

Syahadat.id - Allah sebagai pencipta alam semesta memerintahkan hamba-hamba untuk selalu berdoa atau meminta kepada-Nya dalam segala waktu dan berbagai kondisi.


Hal ini bertujuan sebagai bukti bahwa seorang hamba tak mampu melakukan aktifitas apapun tanpa izin dari Allah. 


baca juga:


Maka peranan doa sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan bahkan Ia akan murka kepada orang yang tak mau berdoa kepada-Nya.


3 Keutamaan Berdoa


Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri, Nabi Muhammad SAW bersabda:


مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ، وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ، إِلَّا أَعْطَاهُ اللهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ: إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ، وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا.

Artinya:

Tidaklah seorang muslim  berdoa yang di dalamnya tak ada unsur dosa dan memutus tali silaturahim maka Allah akan memberinya salah satu dari 3 hal.  Pertama, adakalanya segera dikabulkan doanya. Kedua, adakalanya doa itu disimpan untuknya di akhirat. Ketiga, adakalanya ia dihindarkan dari keburukan yang semisal dengan apa yang ia minta. (HR Ahmad).

Syeh Ja’far Syarafuddin dalam kitabnya yang berjudul Al Mausuah Al Qur’aniyah Khoshoisus Suwar menjelaskan

ﻗﺒﻮﻝ الدعاء ﺷﺮﻃﻪ اﻟﻄﺎﻋﺔ اﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ، ﻭﺃﻛﻞ اﻟﺤﻼﻝ، ﻭﺣﻀﻮﺭ اﻟﻘﻠﺐ ﻭﻗﺖ اﻟﺪﻋﺎء ﻓﻤﺘﻰ اﺟﺘﻤﻌﺖ ﻫﺬﻩ اﻟﺸﺮﻭﻁ ﺣﺼﻠﺖ اﻹﺟﺎﺑﺔ

Diterimanya doa seseorang syaratnya adalah taat kepada Allah, mengkonsumsi makanan yang halal serta hati yang khusyu’ saat berdoa. Ketika syarat ini terpenuhi maka doa akan segera diijabah.

baca juga:

Untuk itu, manusia harus berprasangka baik kepada Allah Dzat yang mengetahui segala kebutuhan hamba-Nya.

Kadangkala ia tak mengabulkan semua doa saat di dunia tapi di akhirat kelak supaya dirinya tak menjadi manusia yang sombong.

Oleh: Moh Afif Sholeh




Format (Iksab TBS) Jakarta Menggelar Harlah dan Haul Masyayih Madrasah TBS Kudus

Format (Iksab TBS) Jakarta Menggelar Harlah dan Haul Masyayih Madrasah TBS Kudus

 

Format Jakarta Menggelar Haul Masyayih Madrasah TBS Kudus
Format (Iksab TBS) Jakarta Menggelar Haul Masyayih Madrasah TBS Kudus


Syahadat.id - (Tangerang Selatan, 3/12/2023). Forum Alumni Madrasah TBS (Format) Jakarta menggelar haul para para guru (masyayikh) TBS, KH Turaihan Adjhuri ke 25 dan KH Arwani Amin ke 30 secara hidmat dan meriah.


Acara ini digelar di Graha Iksab Komplek kediaman H. Andi Ridwan, Ciater, Tangerang Selatan yang diikuti para alumni madrasah TBS Kudus dan juga santri-santri alumni madrasah atau pesantren sekitar Kudus, Pati yang berada di sekitar Jabodetabek.


Turut hadir dalam acara ini, Prof Dr. KH. Khotibul Umam, Dr. KH. Sirril Wafa, Gus Jamal, Gus Makki dan tokoh masyarakat khususnya alumni madrasah TBS Kudus.


baca juga:

Madrasah TBS Kudus: Sekolah Yang Menginspirasi Para Santri


M. Haidar Ulinnuha selaku Ketua Iksab menyampaikan manfaat kegiatan haul seperti ini sebagai bakti seorang santri kepada guru-guru yang telah mengajarkan banyak ilmu dan kehidupan.


Foto bersama alumni Format Jakarta
Foto bersama alumni Format Jakarta


Kegiatan ini diawali hataman Al Qur'an, pembacaan Maulid Nabi dan Manakib Syeh Abdul Qadir Al Jilani.



Intisari Mauidhah Hasanah


Pada acara puncak ini, KH Sirril Wafa, Ketua Lajnah Falakiah PBNU memberikan mauidhah hasanah di depan para hadirin secara seksama.


Format Jakarta Menggelar Haul Masyayih Madrasah TBS Kudus
Foto bersama Prof. DR. KH Khotibul Umam, DR KH Sirril Wafa


Dalam kesempatan ini, ia menjelaskan bahwa: "peranan santri harus memiliki komitmen terutama harus memegang falsafah kehidupan lebih-lebih manusia terlahir dalam keadaan menangis."


baca juga:

Format Jakarta Menggelar Maulid Nabi dan Kajian Ulama Nusantara


Lebih lanjut ia menekankan manusia harus berusaha maksimal supaya saat meninggal orang-orang pada menangisi dirinya karena amal kebaikan dan ilmu yang bermanfaat.


Kegiatan ini diharapkan supaya terjaga hubungan silaturahmi antara murid dan guru juga sesama alumni. (Mas)






SMA Islam Cikal Harapan 1 Goes to Bali

SMA Islam Cikal Harapan 1 Goes to Bali

 

Foto bersama di Pantai Benoa
Foto bersama di Pantai Benoa


Syahadat.id - (BSD, 19/10/2023).  SMA Islam Cikal Harapan 1 BSD menggelar pembelajaran di luar kelas dengan tujuan destinasi ke pulau Bali.


Beberapa tempat yang dikunjungi adalah Tanah Lot, Pantai Benoa, Nusa Dua, Pantai Pandawa, Pantai Kuta, Bedugul dan lainnya.


Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu dimulai dari hari Jumat sampai Kamis malam melalui jalur darat menggunakan bus.


Foto bersama di Tanah Lot
Foto bersama di Tanah Lot


Acara ini bertujuan sebagai sarana pengenalan kepada para siswa agar menjadi lebih dewasa dalam berpikir, bertindak terutama saat menghadapi  perbedaan baik budaya, keyakinan maupun life style atau gaya hidup.


Tujuan Goes to Bali



Alasan dipilihnya destinasi yang dituju adalah pulau Bali dikarenakan banyak pertimbangan diantaranya unsur budaya dan banyaknya tempat wisata yang sudah terkenal di mancanegara baik laut, alam, dan lainnya.


Foto di Bedugul
Foto di Bedugul

Moh Afif Sholeh selaku ketua kegiatan ini berharap kepada siswa-siswi supaya lebih menghargai budaya yang berbeda serta bisa menambah wawasan dari berbagai macam adat istiadat di negara Indonesia.


Suasana di desa Penglipuran
Suasana di desa Penglipuran


Lebih lanjut, ia mengatakan:

"Pembelajaran seperti ini juga sebagai sarana menambah keimanan dan semakin mengenal keagungan Tuhan yang mampu menciptakan alam raya yang indah seperti ini.


Kegiatan ini diikuti oleh para siswa, dewan guru, karyawan yang bernaung di SMA Islam

Cikal Harapan 1 BSD.


Foto makan malam di Jimbaran
Foto makan malam di Jimbaran

Semoga dengan pembelajaran ini pikiran menjadi terbuka, wawasan bertambah bahwa dunia ini tak sesempit yang dibayangkan. (Mas)



DKM Masjid  Cikal Harapan Menggelar Shalat Istisqa'

DKM Masjid Cikal Harapan Menggelar Shalat Istisqa'

DKM Masjid  Cikal Harapan Mengadakan Shalat Istisqa'
Foto: Masjid  Cikal Harapan Mengadakan Shalat Istisqa'


Syahadat.id - (Banten, 11/10/2023). Sekolah Islam Cikal Harapan Harapan Cabang Banten mengadakan shalat Istisqa' di halaman masjid Cikal Harapan.


Kegiatan ini merupakan sarana untuk meminta kepada Allah supaya segera diturunkan hujan terutama saat terjadi kekeringan yang melanda seperti akhir-akhir ini.


Abdullah Faqih selaku MC kegiatan ini membuka acara dan menjelaskan tata cara sholat istisqa' di hadapan jama'ah.


Arianto selaku salah satu pengurus Yayasan Permatasari cabang Banten mengatakan:


baca juga:

Benarkah Rezeki Terhalang Gara-gara Kesalahan yang Kita Lakukan?


"Kegiatan shalat istisqa' seperti ini sebagai media pembelajaran dan pengenalan ajaran agama saat terjadi kekeringan,"


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pertama kali dilakukan di lingkungan Sekolah Islam Cikal Harapan Harapan Cabang Banten.


Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan siswi dari tingkat SD sampai SMA serta guru dan karyawan secara khusyu' dan khidmat.


Intisari Khutbah Shalat Istisqa'


Ustadz Abdul Malik selaku imam dan khatib dalam kegiatan shalat Istisqa' ini memberikan banyak petuah kehidupan terutama yang berkaitan penyebab terjadinya kemarau panjang.


DKM Masjid  Cikal Harapan Mengadakan Shalat Istisqa'
Foto: Jama'ah Sholat Istisqa' di halaman DKM Masjid  Cikal Harapan 


Ia menekankan agar para jamaah untuk selalu intropeksi diri serta menjauhi dosa dan kemaksiatan yang menjadikan Allah menurunkan ujian terjadinya kekeringan di berbagai tempat.


baca juga:

Istighfar Paling Baik, Ini Bunyi Bacaan dan Penjelasannya


Ujian ini sebagai pengingat agar manusia bersabar serta selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan menjauhi berbagai macam kemaksiatan.


Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya manusia memperbanyak membaca istighfar (meminta ampunan kepada Allah) sebagai sarana dimudahkan urusan dan diturunkan hujan. (Mas)






Maulid Nabi: Sarana Refleksi Diri Agar menjadi Pribadi yang Baik

Maulid Nabi: Sarana Refleksi Diri Agar menjadi Pribadi yang Baik

 

Ust. Sholihan memimpin tahlil saat Maulid Nabi
Foto: Ust. Sholihan memimpin tahlil saat Maulid Nabi

Syahadat.id - (Depok, 09/10/2023). Acara Maulid Nabi Muhammad memang membawa keberkahan tersendiri bagi semua kalangan pejabat atau rakyat, kyai maupun priyayi, santri atau non santri.


Semua duduk bersama merasakan kesyahduan dalam bersholawat kepada Nabi Muhammad beserta mendengar siraman rohani tentang sirah Nabawiyyah (perjalanan hidup Nabi).


Acara Maulid Nabi Muhammad diadakan oleh Pengurus RT.07 RW. 10 Kelurahan Tugu, Cimanggis Depok secara semarak dan khidmat.


Foto: Suasana ibu muslimah dalam acara Maulid Nabi
Foto: Suasana ibu muslimah dalam acara Maulid Nabi


Subhi selaku ketua acara dalam sambutannya menjelaskan:


baca juga:

Orang yang Paling Dekat Rasulullah serta Keistimewaan Shalawat As-Sa'adah


"Acara Maulid Nabi Muhammad ini sukses berkat kekompakan semua pihak mulai remaja, bapak-bapak maupun kalangan ibu-ibu walau persiapannya beberapa hari saja."


Foto: grup rebana dalam acara Maulid Nabi
Foto: grup rebana dalam acara Maulid Nabi


Hal senada juga disampaikan Wahid Riyadin selaku ketua RT.07 RW. 10 Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok.


Ia menegaskan bahwa Maulid Nabi Muhammad merupakan ajang silaturahmi antar warga supaya lebih kompak dan tercipta lingkungan yang damai dan bermartabat.


Hikmah Maulid Nabi Muhammad


Moh Afif Sholeh selaku penceramah dalam acara Maulid ini mengingatkan  perlunya peranan orang tua berperan aktif dalam mengenalkan putra-putrinya akan kehidupan Nabi Muhammad.


Foto: Ust. Moh Afif Sholeh menyampaikan ceramah Maulid Nabi
Foto: Ust. Moh Afif Sholeh menyampaikan ceramah Maulid Nabi


Lebih lanjut, ia mengupas sisi kehidupan Nabi Muhammad dalam bergaul dengan masyarakat sehingga menjadi tatanan yang baik.


baca juga:

Manfaat Shalawat Fatimah Az Zahra, Lirik dan Artinya


Dalam kesempatan ini, ia mengutip sebuah hadis Nabi Muhammad yang diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik


 عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَتَى السَّاعَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَا أَعْدَدْتَ لَهَا قَالَ مَا أَعْدَدْتُ لَهَا مِنْ كَثِيرِ صَلَاةٍ وَلَا صَوْمٍ وَلَا صَدَقَةٍ وَلَكِنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَ أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ


Artinya: "Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Kapankah hari Kiamat terjadi wahai Rasulullah?" beliau menjawab: "Apa yang telah kau persiapkan untuknya?" laki-laki itu menjawab; "Aku belum mempersiapkan banyak, baik itu shalat, puasa ataupun sedekah, namun aku hanya mencintai Allah dan Rasul-Nya." Lantas beliau bersabda: "Kamu akan bersama dengan orang yang kamu cintai." (HR. Bukhari).


Dari hadis ini, penceramah mengupas bahwa walau seseorang kurang dalam beribadah baik sholat, puasa, sedekah dan lainnya asal bermodalkan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya niscaya seseorang akan dikumpulkan bersama orang yang dicintai.


Bila seseorang cinta kepada Nabi Muhammad dibuktikan dengan berusaha mengikuti sunnahnya niscaya kelak bisa dekat dengan sang Nabi.


Di antara bukti seseorang cinta kepada Nabinya adalah dengan memperbanyak shalawat kepadanya terutama dengan sarana Maulid Nabi.


Betapa satu shalawat yang dibaca niscaya Allah menurunkan sepuluh rahmatnya kepada orang tersebut.


Sungguh beruntung menjadi umat Nabi Muhammad walau umurnya pendek namun mampu mengalahkan umat sebelumnya. (Mas)



ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia